Bibit Durian Kani
Rp 95.000
Berat: 1kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Durian Kani


Bibit tanaman Durian Kani yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 40-60cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Durian Kani


Durian Kani yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 5 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Durian Kani


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Durian Kani


Meski kalah populer dibandingkan Durian Montong, budidaya Durian Kani sebenarnya lebih menguntungkan. Hal tersebut disebabkan karena tampilan, bobot dan rasa dari Durian Kani memang sedikit di atas Durian Montong.

Pada sisi tampilan, warnanya yang kuning dengan bagian kulit berhias duri tajam berbentuk kerucut yang rapat, cukup menyita perhatian. Ukurannya yang jumbo dengan berat mencapai 5 kg/buah menjadi nilai lebih dibandingkan jenis durian lainnya. Begitu juga dengan kulit buahnya yang tipis dengan ketebalan 3 - 5 mm serta daging buahnya yang tebal dan biji yang kecil.

Soal rasa, tidak perlu diragukan. Daging buahnya yang lembut dengan rasa yang legit dipastikan akan memberi sensasi lebih saat menempel di lidah. Apalagi daging buah Durian Kani lebih kasat dan kering jika dibandingkan jenis durian lainnya. Sehingga selain terasa lebih nikmat juga paling bagus jika dipakai sebagai bahan dasar keripik durian.

Karena itulah permintaan pasar terhadap jenis durian yang satu ini dari tahun ke tahun terus meningkat. Sebab, selain lezat saat disantap langsung juga cocok untuk berbagai bahan makanan olahan. Belum lagi permintaan pasar luar negeri yang terus mengalami peningkatan, karena Durian Kani merupakan salah satu komoditas ekspor.

Spesifikasi Tanaman Durian Kani


Durian Kani atau Durian Chanee merupakan varietas durian unggulan yang berasal dari Thailand. Namun karena sudah sejak lama dibudidayakan di Indonesia dan menjadi primadona para petani durian di berbagai daerah, membuat masyarakat menganggapnya durian lokal. Tidak heran jika di Bali, para pedagang buah yang menjual Durian Kani dari kebun-kebun yang ada di sepanjang Jalan Raya Bangli, Singaraja, Kuta dan kaki Gunung Batur menyebutnya Durian Bali.

Secara morfologis, ciri-ciri Durian Kani tidak berbeda dengan pohon durian jenis yang lain. Pada bagian pepagan atau kulit batang memiliki warna coklat kemerahan yang mengelupas tidak beraturan dengan bentuk membujur. Lebar batang dapat mencapai 50 cm dengan ketinggian bisa mencapai 25 - 39 meter.

Ciri-ciri morfologis yang membedakan antara Durian Kani dengan durian jenis lainnya terdapat pada bagian daun. Untuk durian jenis lain, panjang daun sekitar 2 - 24 cm dan lebar 3,5 - 5 cm. Sementara daun pada Durian Kani sedikit lebih lebar sehingga sering disebut Durian Montong berdaun lebar.

Ciri lain yang khas pada Durian Kani adalah kulit buahnya yang tertutup duri tajam berbentuk kerucut dengan kulit tipis yang sulit untuk dibelah. Kulit buah tersebut pada saat buah dalam keadaan matang akan pecah dengan sendirinya. Sehingga tidak sulit untuk membedakan, mana durian yang masih mentah dan mana yang sudah matang.

Penanaman dan Perawatan Tanaman Durian Kani


Durian Chanee dapat ditanam di pot dengan lebar pot tidak kurang dari 60 cm serta dapat ditanam di lahan terbuka seperti kebun dan pekarangan rumah. Untuk budidaya Durian Kani dalam jumlah banyak, jarak tanam antara satu pohon dengan pohon lainnya sekitar 10 - 10 meter.

Sebelum proses penanaman, bersihkan terlebih dahulu lahan dari gulma serta tanaman keras yang dapat mengganggu sinar matahari yang masuk. Buat lubang tanam berbentuk bujur sangkar berukuran 50 cm - 100 cm atau sesuaikan dengan besar kecilnya bibit. Campur tanah galian dengan 20 kg pupuk kandang, 2 sendok insektisida  dan 2 - 3 genggam dolomit. Masukkan kembali tanah galian dan biarkan selama 1 minggu.

Setelah 1 minggu, gali kembali tanah tersebut dan masukkan bibit yang polibagnya telah dilepas. Masukkan bibit dengan kedalaman sekitar 20 cm lalu timbun kembali setinggi leher akar, baru kemudian disiram. Usahakan proses penanaman dilakukan pada musim hujan.

Proses perawatan dilakukan dengan melakukan penyiraman secara rutin sehari 1 - 2 kali tergantung pada kondisi tanah dengan waktu penyiraman paling baik pada pagi hari. Frekuensi penyiraman dikurangi pada saat pohon durian mulai berbunga.

Lakukan pemangkasan pada tunas-tunas air, ranting dan cabang yang terkena penyakit atau yang tidak terkena sinar matahari. Tujuan dari pemangkasan ini adalah untuk membentuk tanaman hingga mencapai ketinggian sesuai dengan yang diinginkan.

Pemupukan dilakukan sejak proses penanaman hingga tanaman berusia 3 tahun dengan menggunakan NPK yang memiliki kandungan N tinggi. Pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang dilakukan pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau setahun 3 kali. Sedang pemupukan dengan menggunakan pupuk makro disesuaikan dengan umur tanaman.

Pada umur 3 - 4 tahun, Durian Kani sudah mulai berproduksi. Untuk setiap batang pohon, durian ini dapat menghasilkan buah hingga mencapai 100 kg dan berat buah bisa mencapai 5 kg/buah. Dengan harga durian rata-rata Rp.25.000 - Rp.30.000 perkg, maka harga Durian Kani bisa mencapai Rp.125.000 - Rp.150.000 perbuah.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2021 Tanaman.co.id Inc.