Bibit Durian Kani (Kaki 3)
Rp 255.000
Berat: 2kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Durian Kani (Kaki 3)


Bibit tanaman Durian Kani (Kaki 3) yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 100-150cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Durian Kani (Kaki 3)


Durian Kani (Kaki 3) yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Durian Kani (Kaki 3)


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.


Deskripsi Varietas Durian Kani (Kaki 3)


Bibit Durian Kani Kaki 3

Durian merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Nama durian diambil dari ciri khas buah ini sendiri yaitu kulit buahnya yang keras dan berlekuk tajam menyerupai duri. Durian dikenal sebagai "Raja Buah". Pohon durian dapat mencapai ketinggian 25 - 50 meter tergantung spesiesnya. Salah satu jenis durian yang dikenal masyarakat adalah Durian Kani ("Chanee", durian Bangkok).

Durian Kani atau Chanee adalah durian unggul yang mirip dengan durian montong yang berasal dari Thailand. Durian ini biasa juga disebut durian montong daun lebar. Walaupun mirip dengan durian montong akan tetapi buah durian kani dapat berukuran lebih besar dari durian montong dengan biji yang lebih kecil jika dibandingkan dengan durian montong. Durian Kani bisa mencapai berat sekitar 16 kg dan bisa lebih berat lagi. Durian Kani juga memiliki daging buah yang tebal dengan duri yang rapat dan tajam serta kulitnya sendiri yang agak sulit untuk dikupas. Untuk rasanya sendiri, Durian Kani memiliki rasa yang mirip dengan rasa durian montong dengan rasa yang manis dan kandungan alkohol yang lebih sedikit.

Saat ini banyak dikenal durian kaki 2, 3 bahkan 4. Salah satunya adalah Durian Kani (Kaki 3). Durian Kani (Kaki 3) berarti bibit Durian Kani tersebut memiliki 3 kaki. Proses untuk mendapatkan kaki tersebut pada dasarnya dengan melakukan tempel batang yaitu dengan mengelupas bagian batang kemudian digabung menjadi 1 dan diikat menggunakan plastik hingga kumpulan batang tersebut menjadi 1 bagian. Pada Durian Kani (Kaki 3) dilakukan pengelupasan bagian ketiga batang kemudian ketiga batang tersebut digabung menjadi 1 dan diikat hingga ketiga batang menjadi 1 bagian.

Pada dasarnya jumlah kaki pada bibit durian tidak dibatasi seberapa banyak, namun terdapat faktor-faktor lain yang menyebabkan kaki 2, 3 dan 4 paling sering dipraktekkan. Adapun penggunaan kaki lebih dari 1 pada bibit durian tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya yaitu dengan memiliki lebih dari 1 kaki maka secara otomatis jangkauan akar yang dihasilkan akan lebih banyak sehingga suplai makanan yang dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh kembangnya akan semakin mudah untuk terpenuhi. Pada akhirnya dengan suplai makanan yang mudah terpenuhi akan berbanding lurus dengan tumbuh kembang yang pesat. Dengan kaki berjumlah 3 maka tanaman akan lebih kuat karena ditunjang dengan akar yang juga kuat. Kelemahannya sendiri hanya terletak pada penggunaan bibit. Dengan kaki yang lebih dari 1 maka tentunya bibit yang digunakan juga lebih dari 1.

Walaupun secara teori penggunaan kaki yang lebih banyak sangat mempengaruhi asupan makan untuk tanaman, pada kenyataannya jumlah kaki yang lebih dari 6 malah membuat tanaman susah berkembang dan bahkan mati.

Durian Kani (Kaki 3) sangat direkomendasikan untuk ditanam di wilayah dataran rendah dengan suhu antara 30°C - 35°C. Tanaman ini juga harus mendapatkan penyinaran sinar matahari sepanjang hari. Adapun tanah yang cocok adalah tanah yang lempung berpasir subur dan mengandung bahan organik dengan pH sekitar 6 - 7.

Perawatan tanaman ini dapat dilakukan dengan cara penjarangan dan penyulaman, penyiangan, perempelan, dan pemupukan. Pemupukannya sebaiknya dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai dengan tahun ketiga dengan menggunakan pupuk NPK kadar tinggi. Pemupukan dengan pupuk kandang dapat dilakukan setahun sekali pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2021 Tanaman.co.id Inc.