Bibit Durian Monthong / Montong Kaki Tiga
Rp 255.000
Berat: 2kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Durian Montong (Kaki 3)


Bibit tanaman Durian Montong yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 100-150cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Durian Montong (Kaki 3)


Durian Montong yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 5-7 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Durian Montong (Kaki 3)


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.


Deskripsi Varietas Durian Montong (Kaki 3)


Satu hal yang tak banyak diketahui orang adalah, durian Monthong sebetulnya tidak berasal dari Thailand. Makin mengejutkan, induk dari varian yang paling digemari ini sebenarnya adalah durian dari Indonesia yaitu durian sukun; varietas khas Karanganyar yang hampir punah. Para botanis Thailand melakukan serangkaian uji coba hingga lahirlah kultivar durian Monthong yang dikenal selama ini: buahnya besar, rasanya manis, bijinya lumayan kecil.

Seperti si induk, durian sukun, durian Monthong (beberapa menyebutnya "Montong"-nama ini berasal dari sebuah wilayah di Thailand tempat kultivar ini banyak ditanam) punya daging tebal dan sangat manis, kadang-kadang bercampur pahit karena mengandung alkohol. Sifat dagingnya kering dan padat, tidak begitu berlemak. Durian Monthong ini (Durio zibethinus) adalah salah satu kultivar yang bisa menghasilkan buah berukuran jumbo jika lingkungan cocok, bahkan hingga belasan kilo. Daging ini berwarna kuning keemasan menyenangkan, isinya 5-15 pongge per buah. Bijinya lonjong kecoklatan dan tidak terlalu besar.

Bentuk buahnya berbeda-beda; kadang lonjong, bulat, beberapa bahkan punya tonjolan yang membuatnya tampak hampir persegi. Paling umumnya, durian Monthong yang sudah masak berwarna hijau kekuningan dengan sisi-sisi buah yang tampak "mblendung" keluar garis luarnya, tanda dagingnya sangat tebal dan masak. Durinya tajam-tajam kerucut dan rapat. Kultivar ini termasuk yang relatif susah dibelah karena kulitnya tebal dan keras, tetapi toh kesusahan itu sepadan dengan isinya.

Durian Monthong sangat cocok tumbuh di Indonesia. Dalam angka, persyaratan untuk tumbuhnya begini: dataran rendah dengan ketinggian di bawah 1.000 meter di atas permukaan laut, paling maksimal pada kisaran 400-600. Iklim tropis dan basah (suhu 30-35 derajat celsius) dengan curah hujan tinggi seperti di sini sangat disukai tanaman durian Monthong. Dengan kata lain, potensinya sebagai komoditas teramat tinggi.

Meski begitu, Indonesia masih mengimpor hingga hampir 19 ton buah durian Monthong per tahun dari Thailand. Ini membuktikan bahwa produsen lokal belum banyak atau belum maksimal meski peminatnya sangat tinggi. Harganya pun masih fantastis; Rp 30.000 - 40.000 rupiah per kilogram. Bahkan, swalayan-swalayan biasa membandrolnya dengan kisaran Rp 70.000 - Rp 80.000 per kilogram.

Dewasa ini, sudah banyak cara untuk mempercepat laju pertumbuhan pohon raja buah ini, sekaligus meningkatkan kualitas produknya hingga berkali-kali lipat. Salah satunya adalah teknik kaki ganda.

Secara umum, teknik ini berarti kita menyambungkan dua batang tambahan pada bibit durian yang masih kecil. Batang-batang sambung ini nantinya akan menyatu dengan tubuh pohon dan menjadi tambahan akar penunjang. Lazimnya penambahan 1-2 batang saja sudah bisa membuat suatu tanaman tumbuh lebih optimal, tetapi banyak hobiis yang sengaja membuat pohon durian Monthongnya berkaki 6, bahkan 20, untuk alasan keindahan. Maklum, ketika dewasa, akar-akarnya yang menggurita pohon-pohon ini memang jadi tampak sangat estetis.

Bibit durian Monthong yang sudah berkaki ganda (atau bahkan kaki tiga) memiliki banyak keuntungan. Satu, penyerapan zat hara dan supply dari dalam tanah menjadi berkali-kali lipat karena perakaran semakin kuat dan luas. Dua, risiko penyakit phytophtora jadi semakin mudah ditanggulangi. Phytophtora palmivora menyerang akar, dan ketika suatu tanaman memiliki tiga kaki maka tinggal amputasi saja bagian yang bermasalah tanpa mengusik sisanya. Tiga, sistem perakaran yang luas tadi juga meningkatkan jumlah produksi dan mempecepat pertumbuhan vegetatif. Varian Monthong yang buahnya bisa mencapai belasan kilo biasanya terjadi karena menggunakan teknik ini, sebab lazimnya durian Monthong "cuma" berbobot maksimal 8 kilogram.

Terakhir yang menarik, karena durian Monthong bibit kaki tiga berasal dari tiga tanaman unggul yang berbeda, ada kemungkinan akan membuahkan jenis yang lebih bagus daripada indukannya. Tetapi, klaim ini masih menjadi perdebatan karena durian punya sifat sangat rentan pada sekitar. Jadi jika kita punya bibit unggul tapi menanamnya di tanah yang penuh cadas, atau dikerubungi gulma, misalnya, besar kemungkinan rasa buahnya juga tidak akan enak.

Bibit durian Monthong kaki tiga bisa tumbuh di berbagai tempat di Indonesia. Tingginya bisa mencapai 5-8 meter, meski tersedia kemungkinan memangkasnya untuk mempermudah pemanenan. Tajuk pohonnya berukuran lumayan: 2 sampai 4 meter. Kayu batang pohon durian Monthong berwarna kecoklatan dan terhitung kuat, dengan rajuk berbentuk kerucung payung dan percabangan batangnya rikat. Sekali berbunga, satu tandan bisa menghasilkan 1-16 kuntum bunga berwarna putih kekuningan yang cantik. Daunnya sendiri oval panjang dan mengilap. Daun muda berwarna agak kemerahan, yang lalu berangsur menjadi hijau tua tegas.

Bibit durian Monthong kaki tiga bisa ditanam baik di lahan maupun di tabulampot. Untuk yang manapun, luas media tanam atau lubang yang dipersyaratkan harus sekurang-kurangnya berdiameter 60 cm. Setelahnya, diamkan selama 2 minggu agar tingkat keasaman tanah agak berkurang. Tambahkan pupuk kandang dan dolomit, dan diamkan lagi selama 7 hari agar zatnya tercampur sempurna dengan tanah. Baru kemudian bibit durian Monthong kaki tiga bisa ditanam.

Bibit durian Monthong kaki tiga sangat menyukai tanah yang agak lembap dan berhumus, sehingga penyiraman harus dua kali sehari (atau rajin-rajin mengecek intensitas hujan pada musim basah). Pemberian pupuk NPK daun sebulan sekali akan membuat tumbuh kembangnya semakin optimal. Waspadai pula kehadiran gulma seperti rumput liar atau benalu. Dengan begitu, dalam 3-5 tahun kita sudah bisa menikmati panen raya. Sebagai pembanding, varietas yang hanya berkaki satu akan panen dalam waktu 4-7 tahun, dan yang kita tanam langsung dari biji (generatif) akan makan waktu 7-10 tahun.

Dalam hal panen, orang punya metode berbeda-beda. Pemula biasanya menunggu begitu saja sampai buah jatuh dari pohon. Merekah dan harum, buah matang pohon ini bercita rasa sangat lezat dan bisa bertahan 2-3 hari setelah dipungut, atau diperpanjang usianya di lemari pendingin atau tempat-tempat dengan suhu di bawah 15 derajat celsius. Petani yang lebih berpengalaman memantau dan menghitung usia durian sejak dari munculnya tandan bunga. Ketika buahsudah berukuran 10 centimeter, buah diikat ke pokok batang dengan tali rafia agar matang pohon tapi tidak jatuh.

Ada juga yang memperhatikan warna, tingkat kerenggangan duri, dan elastisistas. Mereka yang punya penciuman lebih kuat biasanya bisa menebak hanya dengan mengendus bau yang keluar dari durian sebelum jatuh. Dan konon, kalau kita meraba ujung-ujung kulit durian, ada beda resonansi antara buah yang sudah masak dan belum.

Tak hanya enak dan menguntungkan, untuk perseorangan pun rupanya memakan durian Monthong akan membawa banyak manfaat. Misalnya, kandungan alkohol ringan dalam buah bisa menghangatkan badan. Antioksidan polyphenolnya mengurangi risiko kanker (sebab ini pula warga Asia Tenggara yang gemar memakan durian cenderung jarang terkena penyakit). Vitamin C nya pun cukup tinggi, meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan kulit.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2020 Tanaman.co.id Inc.