Bibit Durian Pelangi
Rp 135.000
Berat: 1kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Durian Pelangi


Bibit tanaman Durian Pelangi yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 50-70cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Durian Pelangi


Durian Pelangi yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 2-3 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Durian Pelangi


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Durian Pelangi


Meskipun sudah tumbuh sejak lama di tempat asalnya, durian unik ini baru mulai dikenal luas pada 2012 melalui pemberitaan dalam media cetak. Durian pelangi memiliki daging buah yang berwarna-warni dalam satu pongge sehingga mengundang rasa penasaran dari penggemar durian di seluruh dunia. Durian ini diduga merupakan hasil persilangan alamiah.

Habitat Tanaman Durian Pelangi


Seluruh tanaman durian pelangi berasal dari sebatang pohon induk yang tumbuh di Manokwari, Papua Barat. Pohon durian ini dapat tumbuh dengan baik di tanah lempung dan berpasir di dataran rendah (kurang dari 600 meter) yang mendapat cahaya matahari sepanjang hari dengan suhu rata-rata 22 hingga 30 derajat Celsius. Lahan tanam sebaiknya memiliki kedalaman muka air tanah antara 0,5 sampai 2 meter dan tidak boleh tergenang.


Karakteristik Tanaman Durian Pelangi


Pohon durian pelangi memiliki penampilan yang serupa dengan pohon durian pada umumnya. Tinggi pohon yang sudah diketahui adalah 25 meter dengan garis tengah batang 2,5 meter. Kulit batang berwarna cokelat kemerahan. Aroma dan cita rasa daging buahnya mirip dengan durian (Durio zibethinus), sedangkan warna daging buahnya menyerupai anggang (Durio graveolens). Penelitian menunjukkan bahwa durian pelangi memiliki kemiripan genetis dengan durian (Durio zibethinus), anggang (Durio graveolens), dan lahung (Durio dulcis).

Daun durian pelangi merupakan daun tunggal berbentuk jorong hingga lanset dengan tepi daun yang rata, panjang sekitar 15 sentimeter, dan lebar 5 sampai 10 sentimeter. Daun terletak berselang-seling di dahan. Bunga tanaman ini membentuk malai dengan lima helai mahkota bunga berwarna putih dengan rona kuning dan benang sari yang terkumpul dalam berkas-berkas. Berbeda dengan bunga durian lain yang pada umumnya mengandalkan kelelawar sebagai penyerbuk, bunga durian pelangi dapat mengalami penyerbukan sendiri.

Pohon durian ini memiliki produktivitas yang tinggi: musim panen berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu April hingga Mei dan November hingga Desember, dengan hasil panel rata-rata 6 kuintal atau 400 sampai 500 butir dari setiap pokok tanaman pada musim panen. Buah masak akan jatuh dari pohon. Buah berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 25 sentimeter dan lebar sekitar 20 sentimeter dan memiliki lima juring. Kulit buahnya memiliki duri-duri berbentuk limas dengan panjang sekitar 1 sentimeter. Berat buah masak 1,5 sampai 2 kilogram dan tergolong awet karena dapat disimpan hingga empat hari tanpa mengalami pecah kulit ataupun perubahan aroma dan rasa yang berarti.

Daging buah durian pelangi bercorak kuning, jingga, dan merah dengan sedikit warna hijau di ujungnya. Daging buah ini terasa legit, lembut, agak lengket, dan tebal dengan tekstur seperti mentega (butter) serta aroma karamel yang tajam. Bijinya berwarna cokelat dan berbentuk lonjong. Rasio bagian buah yang dapat dimakan pada durian ini cukup tinggi: sekitar sepertiga dari buah durian pelangi dapat dimakan, padahal pada kebanyakan durian jenis lain (kecuali durian berbiji kempis seperti mon thong dan musang king), hanya seperlima bagian buah yang dapat dimakan.

Pemanfaatan Durian Pelangi


Buah durian pelangi dimanfaatkan sebagai makanan.

Perbanyakan Tanaman Durian Pelangi


Durian pelangi dapat diperbanyak dengan biji, penyambungan, atau penempelan. Belum diketahui berapa lama tanaman yang ditumbuhkan dari biji akan berbuah, tetapi bila mengacu pada kemiripannya dengan Durio zibethinus dan Durio graveolens, tunas biji durian pelangi mungkin baru akan berbuah setelah 6 tahun. Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan dengan jarak tanam minimal 10 meter.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2020 Tanaman.co.id Inc.