Bibit Durian Sitokong
Rp 95.000
Berat: 1kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Durian Sitokong


Bibit tanaman Durian Sitokongyang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 50-70cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Durian Sitokong


Durian Sitokong yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 5 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Durian Sitokong


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Durian Sitokong


Durian Sitokong merupakan salah satu varietas unggul yang dilepas pada 1984 di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


Karakteristik Durian Sitokong


Aroma yang kuat bila dibanding dengan jenis durian lainnya menjadi salah satu ciri durian ini. Buah matang berwarna hijau kekuningan dengan duri kerucut yang tersusun rapat. Buah berbentuk bulat panjang dengan bobot berkisar 2 - 2,5 kg. Daging buah memiliki ketebalan hingga 2 cm, berwarna kuning, tekstur daging buah halus, kering, rasa manis, dan berlemak.

Setiap pohon durian Sitokong mampu memproduksi 50-200 buah. Ketinggian pohon dapat mencapai ± 50 m dengan batang tegak dan mempunyai percabangan banyak yang akan membentuk kanopi seperti segitiga. Percabangan tumbuh mendatar atau tegak dengan membentuk sudut yang bervariasi antara 300 - 400. Cabang inilah yang merupakan tempat melekatnya buah.

Daun durian berbentuk bulat memanjang dengan ujung meruncing. Merupakan daun tunggal yang letaknya berselang-seling. Permukaan daun sebelah atas berwarna hijau mengkilap dan bagian bawah berwarna cokelat atau kuning keemasan.

Syarat tumbuh durian sitokong sama seperti durian lain pada umumnya. Durian Sitokong membutuhkan ketersediaan air yang cukup dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun. Suhu yang dibutuhkan berkisar 28-29OC. Tanah yang baik untuk pertumbuhan durian Sitokong adalah tanah lempung berpasir yang subur dan tidak bercadas.

Tanaman durian adalah tanaman perenial atau tanaman tahunan. Memiliki perakaran yang dalam dengan tipe perakaran akar tunggang, karena itu membutuhkan lahan yang memilki kedalaman air tanah yang cukup. Pertumbuhan durian juga tidak baik pada tanah yang liat karena akan tergenang pada musim hujan sehingga akar menjadi busuk, sementara pada musim kering tanah yang liat akan keras dan sulit menahan air. Keasaman (pH) tanah yang baik untuk tanaman durian yaitu berkisar 6,0-7,0.

Manfaat Durian Sitokong


Durian mengandung banyak karbohidrat, lemak, dan protein. Selain itu durian juga banyak mengandung vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C, serta kalium, kalsium dan fosfor. Daging buah atau arilus umumnya dikosumsi dalam keadaan segar. Namun saat ini sudah berkembang banyak jenis olahan yang menjadikan durian sebagai bahan utamanya. Disinilah keunggulan durian Sitokong, karena dianggap sangat cocok dijadikan bahan dasar olahan berbagai jenis makanan seperti kue, es krim, dan dodol.

Tidak hanya daging buah yang memiliki banyak manfaat, kulit buah dan biji dari durian sitokong juga memiliki kegunaan. Kulit buah yang telah dikeringkan bisa digunakan sebagai bahan bakar dalam proses pengasapan ikan. Biji buah juga dapat diolah menjadi makanan ringan dengan cara di kukus atau direbus.

Budidaya dan Perawatan Tanaman Durian Sitokong


Dalam proses budidaya, beberapa hal yang penting diperhatikan adalah bibit yang digunakan, lokasi penanaman, pemeliharaan tanaman dan pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.

Untuk bibit, pastikan bibit yang digunakan berasal dari tanaman yang sehat dan berproduksi tinggi. Sebaiknya gunakan bibit hasil okulasi, karena pada umumnya bibit okulasi lebih cepat berbuah.

Untuk lokasi penanaman, usahakan menanam durian pada kondisi suhu, ketersediaan air, tanah dan ketinggian tempat yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Dalam pemeliharaan tanaman yang penting diperhatikan adalah ketersediaan air selama masa pertumbuhan. Pemangkasan dilakukan dengan cara miring agar luka pangkasan tidak tergenang air hujan. Setelah pemangkasan dilakukan, luka pemangkasan dapat juga diolesi meni atau ditempeli lilin parafin untuk mencegah infeksi batang. Pemupukan dan pengendalian hama dilakukan sesuai dengan kondisi pertanaman.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2020 Tanaman.co.id Inc.