Bibit Jambu Jamaika / Bol
Rp 75.000
Rp 65.000
Berat: 1kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Jambu Jamaika / Bol


Bibit tanaman Jambu Jamaika yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 40-60cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Jambu Jamaika / Bol


Jambu Jamaika yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Dapat tumbuh di semua dataran, dari dataran rendah dengan cuaca panas sampai tinggi dengan cuaca sejuk
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 2-3 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Jambu Jamaika


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Jambu Jamaika


Jambu jamaika (Syzygium Malaccense) merupakan tanaman yang berasal dari famili jambu-jambuan (myrtacea) dan banyak tersebar di daerah Semenanjung Malaya, Sumatera, serta Jawa. Jambu ini memiliki berbagai macam manfaat di dalamnya hingga akhirnya tanaman ini dibudidayakan pula di negara tropis seperti Jamaika, Trinidad dan Tobago.

Jambu jamaika sendiri memiliki banyak nama tergantung dari daerah dimana jambu ini berada, semisal jambu bool di daerah Sunda, jambu dersana di daerah Madura, dan jambu boa tau jambu jambak di daerah Minangkabau. Dalam bahasa Inggris sendiri jambu ini lebih dikenal dengan nama malay apple.

Jambu jamaika memiliki daging buah berwarna putih dengan tekstur lebih lembut dan tebal dibandingkan dengan jambu air lainnya. Buah yang telah masak memiliki aroma yang khas dan berwarna merah terang hingga gelap.

Selain rasanya yang lezat, jambu jamaika juga memiliki banyak kandungan gizi di dalamnya, dimana dari 100 gram daging buahnya mengandung vitamin A dan C yang cukup tinggi sehingga baik untuk menjaga kesehatan mata, kulit, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Jambu ini juga mengandung karbohidrat dengan jumlah 14,2 gram dan 56 kilokalori sebagai sumber tenaga serta mampu membantu memperlancar sistem pencernaan karena banyak mengandung air dan serat.

Pohon jambu jamaika sendiri memiliki tinggi sekitar 15 meter, berbatang lurus dengan cabang yang rendah dan rimbun. Daunnya berwarna hijau tua dengan bentuk daun sedikit lonjong dengan panjang 15-38 cm dan tebal sekitar 7-20 cm. Tangkai daun berwarna kemerahan saat masih muda dan berubah menjadi kecokelatan saat menua. Bunga dari tanaman ini berwarna merah keunguan, bergerombol, bertangkai pendek serta muncul pada ranting yang tidak berdaun. Buahnya memiliki bentuk yang bulat lonjong dengan diameter sekitar 5-8 cm dengan berat sekitar 300 gram. Jambu jamaika memiliki rasa yang manis dan terkadang asam, berdaging tebal sekitar 0,5-2,5 cm dimana di dalamnya terdapat biji berwarna kecokelatan yang berukuran cukup besar yakni sekitar 2.3- 3.5 cm. Jambu jamaika dalam setahun dapat dipanen sampai dengan empat kali panen dengan buah pertama muncul pada sekitar usia 2,5-3 tahun dan dapat berbuah makin banyak pada panen selanjutnya.

Tanaman jambu jamaika mampu beradaptasi dengan baik pada daerah tropis dengan curah hujan 500-3000 mm/tahun dan di ketinggian hingga 1.200 m dpl. Tanaman ini memerlukan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi sebesar 40-80% dimana suhu paling baik sekitar 18-28C dengan kelembapan udara 50-80%. Tanah yang cocok digunakan adalah tanah inceptisol yang termasuk ke dalam jenis tanah aluvial dan terdapat paling banyak di daerah lembah atau jalur aliran sungai dengan lapisan tanahnya yang subur, gembur, dan memiliki unsure hara dari sedang hingga tinggi. Tingak kaasaman atau pH yang tanah baik digunakan antara 5,5-7,5 derajat.

Perawatan tanaman jambu jamaika tergolong mudah untuk dilakukan. Penyiraman tanaman dapat dilakukan sebanyak dua kali sehari yakni pada pagi dan sore hari. Hal ini juga tergantung dari kondisi cuaca atau lingkungan dimana pada saat musim penghujan penyiraman cukup dilakukan satu kali saja. Sealin penyiraman tanaman, perlu diperhatikan juga bahwa tanaman ini memerlukan pemangkasan sehingga tajuk dapat tumbuh dengan baik serta rimbun.

Tanaman jambu jamaika bisa jadi tidak dapat berbuah walaupun terlihat subut karena kurangnya unsur-unsur seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Hal ini dapat diatasi dengan pemupuka hormone P dan K ataupun dengan pemberian hormone perangsang bunga agar tanaman dapat berbuanga dan menghasilkan buah.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2020 Tanaman.co.id Inc.