Bibit Jengkol
Rp 90.000
Berat: 0.5kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Jengkol


Bibit tanaman Jengkol yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 40-60cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Jengkol


Jengkol yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Dapat tumbuh di semua dataran, dari dataran rendah dengan cuaca panas sampai tinggi dengan cuaca sejuk
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter lebih 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 3-4 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Jengkol


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Jengkol


Meski dekat dengan kehidupan rakyat Indonesia, nyatanya belum banyak yang menanam jengkol sebagai komoditas. Pada masanya, tanaman ini termasuk pohon hutan yang mudah ditemukan di tiap belantara wilayah. Tetapi seiring perkembangan waktu, porsi tempat tumbuh jengkol liar menyempit sementara permintaan makin meninggi. Tak heran pada masa-masa tertentu harga 1 kilogram jengkol bisa lebih mahal daripada daging sapi dalam jumlah sama.

Sebagai tanaman tropis, pohon jengkol bisa dibilang tak memerlukan perawatan khusus untuk dibudidayakan. Tanaman ini bisa tumbuh sangat tinggi-hingga 25 meter-tapi Anda punya pilihan untuk memendekkannya sedikit demi mempermudah pemanenan. Kayu jengkol lentur dan bagus untuk kerajinan. Daun jengkol oval panjang-panjang dengan ujung lancip. Termasuk suku polong-polongan (fabaceace), bunga jengkol akan rontok dan meninggalkan buah polong pipih yang tumbuh melingkar (spiral). Warnanya hijau ketika muda, lalu berangsur lembayung kecoklatan ketika menua. Orang biasa memakan buah jengkol muda ini begitu saja untuk lalapan, rasanya renyah, agak pahit, dan keras. Buah tuanya, yang sudah berwarna kuning ketika dikupas, lebih empuk dengan wangi sengir samar. Buah jengkol tua yang bundar pipih ini enak sekali ketika dijadikan rendang, sambal, sayur bersantan, atau direbus hingga terasa liat

Mengikuti sifat alamiahnya, pohon jengkol tidak suka ditanam dalam pot. Pohon jengkol harus ditanam di tanah langsung dengan diameter lubang tanam standar sekurang-kurangnya 60 sentimeter, dan jarak antar pohon kurang lebih 6 meter. Pemberian pupuk kandang disarankan untuk membuat panenan semakin optimal, tapi ini harus dilakukan 6 bulan setelah tanaman jengkol ditanam di tanah. Urusan hama, yang perlu dikhawatirkan adalah bangsa semut kerangrang, ulat, dan jamur. Kerangrang dan ulat bisa menggerogoti biji polong hingga tepiannya keropos atau kopong, sedangkan jamur membuat ranting pohon membusuk pelan-pelan. Pencegahan bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan insektisida secara rutin. Jika hamanya cuma semut, menggunting ranting-ranting tempat semut-semut itu bergerombol biasanya sudah cukup menuntaskan masalah.

Tetapi, masalah utama jengkol bukan hama. Pohon jengkol terhitung posesif akan zat hara sehingga yang perlu diutamakan justru pembasmian gulma seperti rumput liar atau benalu karena dua hal itulah yang seringkali menyerap jatah nutrisi tanaman jengkol sehingga hasil panen raya tidak sesuai harapan.

Pohon jengkol juga sangat membutuhkan air sehingga penanaman paling efektif dilakukan pada musim penghujan karena kelembapan tanah akan selalu terjaga. Jikapun tidak, usahakan lokasi penanaman tidak jauh-jauh dari sumber air seperti sungai atau mata air sejenis. Akar jengkol rikat sehingga sangat membantu dalam usaha konservasi tanah; cukup menjadi pertimbangan pula jika Anda tinggal di daerah yang rawan bencana.

Bila semua hal di atas sudah dilakukan, dalam 5-6 tahun pohon jengkol akan mulai berbuah. Penanaman dengan metode vegetatif seperti cangkok atau okulasi malah bisa panen dalam kurun waktu lebih singkat: 2-3 tahun. Satu pohon jengkol bisa menghasilkan jumlah yang fantastis: 15-20 kilogram. Anda bisa juga mendongkrak jumlah ini dengan cara rajin-rajin memangkas apabila dekat-dekat musim berbuah, ranting pohon jengkol Anda dirasa terlalu banyak.

Jengkol memang lezat, dan khasiatnya terbukti dari zaman ke zaman. Meski meninggalkan bau tak sedap yang keluar lewat bau mulut, keringat, dan air seni, memakannya akan menjauhkan seseorang dari bahaya diabetes dan memperlancar buang air. Orang Malaysia, Myanmar, dan Thailand juga sangat menggemari biji polong satu ini, menjadikannya potensial untuk komoditas ekspor bila panenan Anda benar-benar bagus.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2020 Tanaman.co.id Inc.