Bibit Jeruk Nipis / Jeruk Pecel
Rp 75.000
Berat: 0.5kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Jeruk Nipis / Jeruk Pecel


Bibit tanaman Jeruk Nipis / Jeruk Pecel yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 40-60cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Jeruk Nipis / Jeruk Pecel


Jeruk Nipis / Jeruk Pecel yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Dapat tumbuh di semua dataran, dari dataran rendah dengan cuaca panas sampai tinggi dengan cuaca sejuk
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 1-2 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Jeruk Nipis / Jeruk Pecel


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Jeruk Nipis / Jeruk Pecel


Bibit Jeruk Nipis / Jeruk PecelJeruk berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara. Beberapa jenis jeruk yang banyak dikenal oleh masyarakat di antaranya adalah jeruk manis dan sitrun (lemon) berasal dari Asia Timur sedangkan jeruk Bali, jeruk nipis dan jeruk purut berasal dari Asia Tenggara.

Dalam kehidupan sehari-hari, penyebutan "jeruk" atau "limau" seringkali ditujukan untuk "jeruk keprok" atau "jeruk manis". Sedangkan di Jawa, "limau" berarti "jeruk nipis". Masih di Jawa, jeruk nipis juga berarti jeruk pecel.

Karakteristik Jeruk Nipis / Jeruk Pecel


Jeruk nipis atau jeruk pecel merupakan bagian dari keluarga Rutaceae (suku jeruk-jerukan). Pohonnya dapat mencapai ketinggian antara 3 - 6 meter dengan cabang yang banyak, berduri pendek, berkayu ulet, keras, dan berwarna hijau tua hingga kekuning-kuningan. Daunnya berbentuk bulat telur dengan panjang antara 2,5 cm - 9 cm, berujung tumpul, dan tangkai daun yang lebar bersayap dengan lebar berkisar antara 2 cm - 5 cm.

Jeruk Nipis biasanya berbuah ketika mencapai umur tanam 2,5 tahun dengan bentuk buah yang bulat seperti bola pingpong dan berdiameter antara 3,5 cm - 5 cm. Sementara itu kulit buahnya berwarna hijau hingga kekuningan. Ketebalan kulit sekitar 0,2 - 0,5 mm dan banyak mengandung minyak atsiri. Daging berwarna putih kehijauan, sangat asam, banyak mengandung vitamin C dan asam sitrat. Buahnya mengandung banyak biji, berukuran kecil dan bersifat poliembrioni.

Budidaya dan Perawatan Tanaman Jeruk Nipis / Jeruk Pecel


Tanaman ini dapat dibudidayakan di wilayah dengan ketinggian berkisar antara 200 - 1.300 mdpl dan curah hujan mencapai 1.000 - 1.500 meter pertahunnya. Tanaman ini umumnya menyukai area yang mendapatkan penyinaran secara langsung dari sinar matahari dengan suhu 20°C - 30°C dan kelembaban antara 70% - 80%. Jeruk Nipis juga dapat tumbuh di tanah latosol, aluvial dan andosol, namun tanah yang baik untuk pertumbuhannya adalah tanah lempung sampai tanah lempung berpasir, cukup humus dan aerasi serta drainase yang baik. Tanah untuk budidayanya sebaiknya mengandung air dengan kedalaman air kira-kira 40 - 170 cm dari permukaan tanah namun kedalaman yang optimal berkisar antara 150 cm - 200 cm di bawah permukaan tanah. Tanaman ini juga menyukai air yang mengandung garam sekitar 10%. Derajat keasaman tanah sebaiknya berkisar antara 4 - 9 dengan pH optimal adalah 6.

Pada dasarnya metode penanaman tanaman jeruk nipis hampir sama dengan tanaman lainnya. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi lahan yang akan digunakan sebaiknya dipastikan bersih dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya dikarenakan keberadaan gulma dapat menjadi sarang persembunyian hama ataupun penyakit.

Setelah memastikan lahan tanam bersih dari gulma, maka buatlah lubang tanam dengan ukuran 1 x 1 x 1 m dengan jarak tanam sekitar 3 hingga 4 meter antara satu pohon dengan pohon lainnya. Istirahatkan lubang tanam selama 1 sampai 2 minggu untuk memenuhi unsur hara. Kemudian masukkan pasir sedalam 10 - 20 cm yang berfungsi untuk mempercepat perkembangan akar.

Setelah memasukkan pasir kemudian diikuti dengan memasukkan campuran tanah dan pupuk serta diselingi dengan jerami yang berfungsi untuk memudahkan tumbuhnya akar.Penyiraman dilakukan dua hari sekali pada bibit yang baru saja ditanam, setelah itu penyiraman hanya dilakukan 2 - 3 hari sekali. Pemupukan pertama dilakukan ketika tanaman telah berumur sekitar 5 bulan. Pupuk yang digunakan diantaranya adalah TSP, KCL, urea, dan juga pupuk kandang/kompos. Pemupukan berikutnya dapat dilakukan setiap 3 - 4 bulan berikutnya.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2021 Tanaman.co.id Inc.