Bibit Kelengkeng Puangray
Rp 95.000
Berat: 1kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Kelengkeng Puangray


Bibit tanaman Kelengkeng Puangray yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 40-60cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Kelengkeng Puangray


Kelengkeng Puangray yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Dapat tumbuh di semua dataran, dari dataran rendah dengan cuaca panas sampai tinggi dengan cuaca sejuk
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 1 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Kelengkeng Puangray


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Kelengkeng Puangray


Kelengkeng atau lengkeng merupakan tanaman buah yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini termasuk dalam suku Sapindaceae atau suku lerak-lerakan.Di  Indonesia sendiri diketahui terdapat dua jenis kelengkeng. Kelengkeng yang dapat tumbuh di dataran rendah dan kelengkeng yang tumbuh di dataran tinggi. Kelengkeng yang merupakan asli Indonesia adalah kelengkeng yang tumbuh di dataran rendah sedangkan yang tumbuh di daratan tinggi hasil dari kelengkeng Thailand dan Vietnam. Walaupun begitu kelengkeng pada dasarnya dapat beradaptasi dengan baik di kedua wilayah tersebut.

Salah satu varietas kelengkeng yang mampu beradaptasi di dataran rendah dan dataran tinggi adalah Kelengkeng Puangray. Kelengkeng Puangray berasal dari Thailand dan merupakan salah satu varietas kelengkeng unggulan. Kelengkeng ini diunggulkan bukan hanya karena kemampuannya untuk beradaptasi pada lahan tanamnya, sifatnya yang genjah atau mudah berbuah sehingga menghasilkan panen melimpah juga menjadi nilai tambah.

Kelengkeng Puangray juga diketahui memiliki kemampuan untuk bertahan dari serangan hama penyakit. Tanaman ini juga menghasilkan buah yang lebih rimbun jika dibandingkan dengan kelengkeng jenis lainnya. Hanya dalam setahun Kelengkeng Puangray sudah dapat berbuah walaupun tidak mendapatkan perlakuan khusus dalam proses budidayanya.

Karakteristik Tanaman Kelengkeng Puangray


Buah Kelengkeng Puangray berbentuk bulat dengan kulit berwarna coklat agak kekuningan. Buah Kelengkeng Puangray juga memiliki daging yang tebal berwarna putih sedikit bening dan bijinya kecil berwarna hitam. Dibandingkan dengan kelengkeng Diamond River, kelengkeng ini memiliki kandungan air yang sedikit pada buahnya. Rasa buahnya pun manis dan segar. Daun tuanya akan berbentuk sedikit melengkung seperti daun kelengkeng jenis Pingpong sedangkan daun mudanya memiliki bentuk datar dan lurus seperti pada kelengkeng jenis Diamond River. Tinggi tanaman ini mencapai 40 meter dengan batang yang memiliki diameter hingga 1 meter.

Budidaya dan Perawatan Kelengkeng Puangray


Kelengkeng Puangray akan tumbuh dengan maksimal di wilayah dengan ketinggian berkisar antara 300 - 900 mdpl. Hendaknya lahan tanamnya memiliki tanah yang gembur dan lapisan yang tebal. Jenis tanah yang dihendaki untuk budidaya tanaman ini diantaranya adalah vertisol, laterit, latosol atau andosol dengan derajat keasaman tanah (pH) sekitar 5,5 - 6,5. Curah hujan pun sebaiknya berkisar diantara 2.500 - 3.000 mm dengan suhu antara 20°C - 33°C dan kelembabannya antara 65% - 90%. Kelengkeng Puangray juga harus mendapatkan penyinaran sinar matahari sepanjang hari.

Penanaman tanaman ini dapat dilakukan pada lahan biasa atau di dalam pot. Jika ingin membudidayakannya di lahan tanam maka sebaiknya dibuatkan lubang tanam dengan ukuran sekitar 60 cm x 60 cm x 60 cm dengan jarak tanam 6 m x 6 m. Istirahatkan lubang tanam selama 2 hingga 3 hari sebelum memasukkan bibit. Tutup lubang tanam dengan campuran sekam, kompos dan tanah. Lakukan penyiraman di awal penanaman minimal dua kali sehari. Penyiraman berikutnya dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman dan lingkungan sekitarnya. Pemupukan sebaiknya dilakukan sebelum penanaman. Pemupukan berikutnya dapat dilakukan ketika tanaman telah mencapai umur setahun. Jika ingin melakukan pemangkasan, sebaiknya dilakukan pada saat masih muda dan ketinggian batangnya baru mencapai 160 cm - 225 cm. Jika ingin membudidayakannya di dalam pot maka pot yang disediakan setidaknya berdiameter lebih dari 60 cm. Gunakan tanah humus dan kompos sebagai media tanamnya. Penyiraman sebaiknya dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari. Untuk pemupukan, berikan pupuk NPK Daun sekali dalam 30 hari.  
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2020 Tanaman.co.id Inc.