Bibit Nangkadak / Nangka Cempedak
Rp 90.000
Berat: 0.5kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Nangkadak / Nangka Cempedak


Bibit tanaman Nangkadak / Nangka Cempedak yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 40-60cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Nangkadak / Nangka Cempedak


Nangkadak / Nangka Cempedak yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Dapat tumbuh di semua dataran, dari dataran rendah dengan cuaca panas sampai tinggi dengan cuaca sejuk
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 1-2 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Nangkadak / Nangka Cempedak


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Nangkadak / Nangka Cempedak


Nangkadak (Nangka Cempedak)


Nangkadak sesuai dengan namanya merupakan hasil perkawinan silang antara buah nangka (Artocarpus heterophyllus) dan cempedak (Artocarpus interger Merr.) yang berasal dari famili yang sama yakni Moraceae dari genus Artocarpus.Persilangan yang dilakukan oleh tim ahli pemuliaan tanaman Taman Wisata Mekarsari sejak tahun 2000 ini menghasilkan berbagai macam aneka persilangan dengan satu hasil paling baik yang didapat merupakan sifat atau karakteristik unggulan dari masing-masing buah tersebut. Hasil perkawinan silang yang menghasilkan buah dengan nama nangkadak ini kemudian diresmikan oleh Menteri Pertanian Dr. Anton Apriyanto pada bulan November tahun 2008 lalu.

Karakteristik Nangkadak / Nangka Cempedak


Secara umum pohon dari tanaman nangkadak lebih mirip dengan cempedak, namun kualitas buah dan rasanya jauh lebih unggul dibandingkan dengan induk persilangannya. Nangkadak memiliki produktivitas buah yang lebih tinggi dibandingkan dengan nangka pada umumnya yakni sekitar 30-50 buah untuk sekali panen. Tinggi pohon nangkadak hanya sekitar 8-12 meter pada usia 3 tahun, berbeda jauh dengan tinggi pohon nangka yang mencapai 20-30 meter. Pada usia 1,5 sampai 2 tahun pohon nangkadak yang tingginya masih sekitar 3 meter sudah mulai menghasilkan buah dan dalam setahun dapat dilakukan dua kali panen.

Ukuran buah nangkadak sendiri lebih kecil jika dibandingkan dengan buah nangka, namun masih lebih besar dari buah cempedak dengan berat sekitar 3-5 kg. Bentuk buahnya silindris dengan kulit yang berwarna kuning kecokelatan dan kulitnya pun mudah untuk dikupas. Daging buah nangkadak tebal, manis, berwarna kuning hingga orange, memiliki tekstur yang halus tanpa serat serta tidak lengket karena kandungan getahnya sangat sedikit. Aroma buah yang dihasilkan juga lembut dan tidak terlalu kuat seperti buah cempedak dan sekilas seperti aroma buah nangka. Rasa yang dimiliki oleh buah nangkadak ini pun tetap manis dan tidak terpengaruh oleh kondisi lingkungan sekitarnya, berbeda dengan buah nangka dan cempedak yang apabila di panen pada musim penghujan rasa manis buahnya berkurang.

Tanaman nangkadak dapat tumbuh di baik di daerah tropis, di dataran tinggi maupun rendah dengan ketinggian terbaik yaitu 800 m dpl. Nangkadak tidak dapat hidup di daerah kering, tumbuh paling baik di daerah lembab namun tidak sampai tergenang oleh air. Nangkadak memerlukan sinar matahari yang cukup banyak dan akan terganggu pertumbuhannya apabila kebutuhan sinar matahari tidak mencukupi. Tanah yang baik untuk menanam nangkadak adalah jenis tanah aluvial, tanah liat berpasir, tanah liat berlempung yang dalam dan memiliki drainase atau irigasi yang baik. Derajat keasaman atau pH tanah yang sesuai adalah sekitar 5-6 derajat. Perawatan tanaman nangkadak juga mudah karena induk persilangannya yakni nangka dan cempedak termasuk tanaman yang mudah beradaptasi dengan lingkungan walaupun kondisi tanahnya kurang subur. Bunganya mudah untuk diserbuki dan tidak memerlukan perawatan intensif dalam hal penanganan hama karena karakteristik daunnya yang berbulu.

Budidaya Tanaman Nangkadak


Pembiakan tanaman nangkadak dilakukan paling baik dengan teknik penyusuan (approach grafting) dibandingkan dengan teknik okulasi, dimana batang atas dan juga bawah tanaman yang masing-masing masih memiliki akar akan disambungkan menjadi satu untuk mendapatakan tanaman yang baru. Hal ini dikarenakan pohon tanaman nangkadak banyak mengandung getah dan mudah mengeras. Pada saat dilakukan okulasi, getah tanaman nangkadak yang banyak dan cepat mengeras tersebut akan menutup jaringan pengangkut pada bagian yang disayat untuk dilakukan penyambungan, sehingga suplai makanan akan terhambat dan akhirnya akan mengering dan membusuk. Namun jika dilakukan teknik penyusuan maka batang atas tetap mendapat suplai makanan dan proses penyatuan dapat berjalan dengan baik dan perlahan-lahan sambungan akan akan menyatu dan membentuk tanaman baru yang kemudian dapat dipisahkan dengan induknya.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2020 Tanaman.co.id Inc.