Bibit Sawo Jumbo Vietnam
Rp 110.000
Berat: 0.5kg
`Mau Dong!

Spesifikasi Bibit Sawo Jumbo Vietnam


Bibit tanaman Sawo Jumbo Vietnam yang:
  • Sudah berakar
  • Hasil dari okulasi
  • Tinggi kurang lebih 40-60cm
  • Dikirim dengan media tanam secukupnya
  • Bonus polybag untuk pindah tanam

Syarat & Kondisi Tumbuh Sawo Jumbo Vietnam


Sawo Jumbo Vietnam yang Anda dapatkan memiliki sifat sebagai berikut:
  • Ideal tumbuh di dataran tinggi dengan cuaca sejuk
  • Butuh sinar matahari sepanjang hari
  • Dapat ditanam di pot diameter minimal 60 cm apabila ingin dijadikan tanaman buah dalam pot (tabulampot)
  • Dapat berbuah 3-5 tahun sejak bibit ditanam
  • Media tanam berupa tanah dan humus
  • Penyiraman dilakukan 1x sehari
  • Pemupukan dengan NPK Daun 1x sebulan
  • Tinggi tanaman ketika dewasa nantinya sekitar 5 meter, tapi bisa dibuat lebih pendek dengan pemangkasan rutin

Lainnya Tentang Bibit Sawo Jumbo Vietnam


Berikut kondisi produk lain yang perlu kami sampaikan:
  • Untuk mengurangi stres pada tanaman, sebagian daun, bunga, cabang dan ranting kami pangkas pada saat dikirim.

Deskripsi Varietas Sawo Jumbo Vietnam


Sawo populer di Asia Tenggara namun aslinya berasal dari Amerika Tengah. Pohon Sawo dapat mencapai ketinggian sekitar 20 meter dengan seluruh bagiannya bergetah atau mengandung lateks. Di wilayah Amerika Latin, getahnya dimanfaatkan sebagai campuran pembuatan permen karet. Buahnya berbentuk bulat hingga lonjong dengan permukaan yang kasar berwarna kecoklatan. Dagingnya lunak, manis berair dan berbiji hitam. Tanaman ini berasal dari Genus Achras atau Manilkara.

Sawo yang dikenal masyarakat terdiri dari sawo lokal dan impor. Beberapa di antaranya adalah sawo Manila, sawo kecik, sawo mentega dan sawo Vietnam. Sawo Vietnam sendiri dikenal karena ukurannya yang jumbo. Karena ukurannyalah, sawo jenis ini biasa disebut dengan Sawo Jumbo Vietnam. Berbeda dengan sawo lokal yang ukurannya rata-rata antara 75 - 150 gram, Sawo Jumbo Vietnam dapat mencapai 400 gram hingga yang terbesar yang pernah ditemukan mencapai 700 gram.

Tanaman ini memiliki daging buah yang lebih kesat dengan kandungan air yang lebih sedikit. Rasa buahnya lebih manis sampai pada tingkatan kemanisan 14 brix, sementara sawo lokal hanya sekitar 11 - 12 brix. Penampakan buahnya terbilang menarik dengan bentuk yang oval dan berwarna coklat muda. Permukaan kulitnya bertekstur halus dan lembut jika diraba. Jika dibelah maka akan menampakkan daging buah yang tebal berwarna coklat keputihan dan mengkilap.

Selain ukurannya, periode pemasakan tanaman ini juga cukup berbeda dengan sawo lainnya. Periode pemasakannya cukup lama, dibutuhkan waktu kira-kira 5 - 7 bulan untuk bunga mekar hingga buahnya masak. Bunganya akan muncul di ujung ranting dengan jumlah sekitar 8 - 12 kuntum, sementara bakal buahnya yang terbentuk pascapersarian bunga berjumlah sekitar 1 - 3 bakal buah dan yang berkembang hingga siap dikonsumsi antara 1 - 2 buah saja.

Pohon Sawo Jumbo Vietnam dapat tumbuh mencapai tinggi 3 - 4 meter dan mampu menghasilkan buah dua kali dalam setahun. Tanaman ini dapat tumbuh dengan optimal asalkan ditanam di wilayah dengan ketinggian berkisar antara 700 - 1.200 mdpl. Curah hujan yang dibutuhkan berkisar antara 1.250 - 2.500 mm/tahun. Kondisi tanah yang aluvial, berpasir dan lempung dengan pH sekitar 6 - 7 juga memadai untuk budidaya tanaman ini. Namun tanah lempung berpasir yang mengandung banyak bahan organik sangatlah disarankan untuk menjamin tanaman ini cepat menghasilkan buah.

Umur berbuah tanaman ini rata-rata 2 sampai 3 tahun. Namun dengan perawatan yang baik akan mempercepat masa berbuahnya. Dalam rentang waktu setahun telah dapat berbuah dari perbanyakan okulasi. Jika perawatannya kurang baik, bukan tidak mungkin tanaman ini baru akan berbuah setelah 3 tahun lamanya. Penanaman dalam pot dan atau di lahan biasa juga dapat dilakukan. Jarak tanam yang ideal adalah 7m x 7m.

Cara penanamannya sama halnya dengan sawo biasa hanya saja agar memperoleh buah yang manis harus diberikan pupuk ekstra. Pupuk kandang sebaiknya diberikan rutin tiap 6 bulannya dengan takaran sebanyak 10 kg per tanaman. Penambahan NPK 15 sebanyak 200 gram juga disarankan. Tahun berikutnya dosis pupuk sebaiknya ditambah dengan kisaran 10% - 20%.

Adapun pemberian pupuk daun rutin dilakukan tiap minggu dengan dosis sesuai petunjuk. Yang perlu menjadi perhatian adalah ketika bunga muncul makan pemberian pupuk daun harus dihentikan seminggu sebelumnya, setelah terbentuk buah yang masih muda sekali maka pemberian pupuk daun dapat dilanjutkan kembali.
Alamat :
Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur
089686136834
cstanaman@gmail.com
Metode Pengiriman
@2021 Tanaman.co.id Inc.